Payakumbuh, 17 Juli 2026 — Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Badan Keuangan Daerah menggelar Workshop dan Live Testing SP2D Online di Aula Josrizal Zain, Kantor Wali Kota Payakumbuh. Kegiatan ini diikuti oleh Bendahara Pengeluaran dan pembuat daftar gaji dari seluruh perangkat daerah.
Acara dibuka oleh Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Payakumbuh, Andri Narwan, S.Sos., M.M., CGCAE didampingi Kabid Akuntansi, kabid perbendaharaan serta Kepala Sub. Bidang Pengembangan dan IKD bersama tim bidang Akuntansi dan perbendaharaan. Dan turut juga hadir sebagai narasumber tim Bank Nagari, Irwan Eka Putra - Grup Pengembangan Dana, Jasa dan E-bisnis, Ika Gerina Febrita - Pemsie Dana, APUPPT, PPPSPM dan Umum dan Adhe Idra - Marketing Officer Madya dalam mendukung suksesnya acara tersebut.
Dalam sambutannya, Andri Narwan menyampaikan bahwa penerapan SP2D Online merupakan langkah penting dalam mendukung percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Melalui integrasi antara Sistem Informasi Pemerintahan Daerah dan sistem Bank Nagari, proses pencairan dana diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat, aman, transparan, dan akuntabel.
Ia menegaskan bahwa transformasi digital bukan sekadar mengganti proses manual dengan aplikasi. Keberhasilannya sangat bergantung pada ketelitian petugas, kesiapan data, pemahaman terhadap prosedur, serta koordinasi yang baik antara perangkat daerah, Badan Keuangan Daerah, dan pihak perbankan.
bendahara juga diingatkan untuk memastikan kebenaran data penerima pembayaran, keaktifan rekening, kesesuaian nama pemilik rekening, masa berlaku ID Billing, serta kecocokan nilai transaksi sebelum data dikirimkan ke bank. Setiap kendala yang ditemukan selama pengujian diminta untuk dicatat sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan pelaksanaan SP2D Online.
Dalam sesi workshop, peserta memperoleh penjelasan mengenai alur transaksi SP2D Online, validasi rekening, metode transfer, pemantauan status pencairan, hingga penanganan apabila terjadi kegagalan transfer. Peserta kemudian mengikuti live testing untuk mempraktikkan secara langsung tahapan pengiriman transaksi dari SIPD ke sistem Bank Nagari.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Payakumbuh berharap seluruh bendahara semakin siap dan terampil dalam menjalankan SP2D Online. Implementasi sistem tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pelayanan pembayaran sekaligus memperkuat tata kelola keuangan daerah yang modern, tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kota Payakumbuh WTP Ke 10 Berturut-turut
Rapat Koordinasi Peningkatan PAD Melalui ETPD Kota Payakumbuh
Digitalisasi Sistem Pembayaran Payakumbuh Diangkat dalam Kajian Ekonomi dan Keuangan Daerah (KEKD)
BKD Payakumbuh Perkuat Pemungutan PBB-P2 melalui ETPD dan Peluncuran Aplikasi SIPPAY PBB


