Payakumbuh, 22 Juli 2026 — Badan Keuangan Daerah Kota Payakumbuh melalui Bidang Aset menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi Inventarisasi Barang Milik Daerah (BMD) di Aula Josrizal Zain, Kantor Wali Kota Payakumbuh, yang diikuti oleh Pejabat Penatausahaan Barang Pengguna dan Pengurus Barang Pengguna dari seluruh Perangkat Daerah yang ada di lingkup Pemerintah Kota Payakumbuh.
Acara dibuka oleh Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Payakumbuh, Andri Narwan, S.Sos., M.M., CGCAE dan didampingi Kabid Aset Orion Ali, S.E, M.Si, Kepala Sub. Bidang Penataan Aset, Kepala Sub. Bidang Pengawasan dan Penghapusan Aset beserta tim bidang Aset.
Dalam sambutannya, Kepala BKD Andri Narwan menyampaikan bahwa pengelolaan barang milik daerah merupakan salah satu pilar penting dalam penyelenggaraan Pemerintah Daerah. Barang Milik Daerah bukan sekadar aset yang tercatat dalam neraca, tetapi merupakan kekayaan daerah yang diperoleh dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah serta sumber perolehan lainnya yang sah. Oleh karena itu, setiap aset yang kita Kelola sesungguhnya merupakan Amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Andri Narwan juga menyampaikan bahwa Pengelolaan Barang Milik Daerah tidak hanya berbicara mengenai pengadaan barang saja, tetapi mencakup keseluruhan siklus pengelolaan mulai dari perencanaan kebutuhan, penganggaran, pengadaan, penggunaan, pemanfaatan, pengamanan, pemeliharaan, penilaian, pemindahtanganan, pemusnahan, penghapusan, penatausahaan, pembinaan, pengawasan dan juga pengendalian. Dan dari seluruh tahapan tersebut, Inventarisasi merupakan fondasi utama dari Pengelolaan Barang Milik Daerah. Tanpa data Inventarisasi yang benar dan mutakhir, mustahil kita akan dapat Menyusun laporan keuangan yang andal, mengoptimalkan pemanfaatan aset ataupun mengambil kebijakan yang tepat.
Selanjutnya, keberhasilan dalam Pengelolaan Barang Milik Daerah sangat ditentukan oleh komitmen, kedisiplinan dan integritas kita Bersama. Inventarisasi harus dipandang sebagai investasi dalam membangun tata Kelola pemerintahan yang baik, bukan sebagai beban administrasi dan juga mengajak kepada Seluruh Perangkat Daerah untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas penatausahaan dan menuntaskan setiap permasalahan aset secara bertanggung jawab.
Sebagai penutup sambutannya, Andri Narwan menyampaikan kepada peserta Rapat untuk menjadikan inventarisasi ini sebagai langkah nyata dalam mewujudkan pengelolaan Barang Milik Daerah yang tertib, transparan, akuntabel dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Kota Payakumbuh.